Respons Lion Group soal Wanita Berpenampilan Mirip Pramugari Batik Air

1 day ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Lion Group buka suara mengenai viral seorang wanita berpenampilan menyerupai pramugari (awak kabin) Batik Air dan ikut penerbangan rute Palembang-Jakarta.

Wanita berinisial KN itu menggunakan atribut atau aksesori yang mirip dengan seragam dinas terbang.

Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro menegaskan wanita tersebut bukan merupakan awak kabin, karyawan, maupun perwakilan resmi Batik Air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang bersangkutan tidak terdaftar dalam sistem kepegawaian Batik Air serta tidak memiliki kewenangan apapun untuk bertindak atas nama perusahaan," ujar Danang dalam keterangan resmi, Kamis (8/1).

Danang juga menegaskan bahwa seluruh atribut, perlengkapan, maupun aksesori yang digunakan oleh oknum tersebut bukan merupakan pembagian, inventaris, ataupun perlengkapan resmi Batik Air. Atribut tersebut tidak dikeluarkan dan tidak didistribusikan oleh Batik Air.

"Berdasarkan hasil penelusuran, oknum tersebut tercatat sebagai penumpang yang sah, dengan membawa dan menunjukkan boarding pass resmi, namun berpenampilan menyerupai awak kabin Batik Air," ujar Danang.

Namun, ia menegaskan kru Batik Air yang bertugas pada penerbangan rute Palembang-Jakarta pada 6 Januari 2026 tersebut telah menjalankan tugas secara sigap dan profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Kru mengenali adanya kejanggalan saat fase inflight service, melakukan pengamatan dan konfirmasi sesuai kewenangan, serta setelah pesawat mendarat dengan selamat, segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan penerbangan (Aviation Security) untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Secara rinci, Batik Air memandang serius setiap tindakan seperti:

Pertama, menyerupai atau mengatasnamakan awak kabin Batik Air tanpa hak.

Kedua, menyalahgunakan atribut atau identitas yang menyerupai seragam resmi.

Ketiga, berpotensi merugikan masyarakat serta mengurangi kepercayaan publik.

"Seragam, identitas, dan atribut awak kabin Batik Air bersifat resmi dan terbatas, serta hanya digunakan oleh personel yang telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, dan penugasan sesuai standar perusahaan," tegas Danang.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/sfr)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial