Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pupuk Indonesia (Persero) akan membangun dua pabrik metanol di Lhokseumawe, Aceh, dan Bontang, Kalimantan Timur.

Pembangunan ini dilakukan untuk mendukung implementasi biodiesel B50 yang direncanakan berlaku mulai 1 Juli 2026.

"Dua pabrik metanol supaya bisa mengkonversi dari CPO menjadi biofuel," kata Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan pembangunan pabrik ini juga bertujuan mencegah lonjakan impor metanol.

Saat ini impor metanol Indonesia mencapai sekitar 1,5 juta ton dan berpotensi meningkat menjadi 2,5 juta ton tanpa pembangunan fasilitas baru.

"Tanpa pembangunan (pabrik) ini kita akan meningkat impornya menjadi 2,5 (juta ton)," ujar Rahmad.

Rahmad mengatakan, kedua lokasi pembangunan dipilih karena sudah memiliki kawasan industri dan akses pelabuhan. Studi kelayakan proyek juga telah selesai dilakukan.

Untuk kebutuhan gas pabrik di Aceh, Pupuk Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman dengan Mubadala Energy.

Sementara pasokan gas untuk pabrik di Kalimantan Timur masih dalam proses pengamanan.

Nilai pembangunan proyek ini masih dalam tahap perhitungan, tetapi kapasitas volume produksi pabrik sudah ditetapkan.

Adapun durasi pembangunan dua fasilitas tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar 40 bulan.

[Gambas:Youtube]

(dhz/agt)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial