Punya Kedudukan Istimewa, Ibadah Haji Rukun Islam ke Berapa?

1 hour ago 4

CNN Indonesia

Jumat, 24 Apr 2026 05:45 WIB

Ibadah haji menjadi salah satu bentuk ibadah yang memiliki kedudukan istimewa. Namun, banyak umat Muslim bertanya ibadah haji rukun islam yang ke berapa? Ilustrasi. Masih banyak umat Muslim yang belum tahu tentang ibadah haji masuk rukun Islam yang ke berapa. (128flashfire/Wikipedia)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Ibadah haji menjadi salah satu bentuk ibadah yang memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Namun, banyak umat Muslim bertanya ibadah haji rukun islam yang ke berapa? Hal ini menjadi dasar agar tidak keliru dalam menempatkan prioritas ibadah.

Seluruh umat Muslim diwajibkan untuk melaksanakan rukun Islam, terutama bagi yang mampu. Setiap rukun memiliki peran penting dalam membentuk keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu rukun yang memiliki dimensi spiritual dan fisik yang kuat adalah ibadah haji. Ibadah ini tidak hanya sekedar perjalanan ke Tanah Suci, tetapi juga bentuk pengabdian total kepada Allah SWT.

Lalu, ibadah haji rukun islam yang ke berapa? Simak penjelasannya di sini.

Ibadah haji rukun islam yang ke berapa?

Rukun Islam merupakan lima pilar utama yang menjadi dasar amalan lahiriah bagi setiap umat Muslim. Kelima rukun ini wajib dijalankan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan menjadi pondasi penting dalam mencapai kesempurnaan iman. Adapun lima rukun tersebut meliputi syahadat, salat, zakat, puasa Ramadan, dan haji bagi yang mampu. Dalam hal ini, ibadah haji jadi rukun Islam yang kelima, sekaligus menjadi penyempurna dari seluruh rangkaian ibadah dalam Islam.

Dilansir dari laman Baznas dan NU Online, berikut urutan rukun Islam yang menjadi amalan dan pedoman umat Islam.

1. Syahadat
Mengucapkan dua kalimat syahadat, yaitu:

"Asyhadu an la ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah"

Artinya:

"Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan saya bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

Syahadat menjadi pintu masuk seseorang dalam memeluk agama Islam.

2. Salat

[Gambas:Video CNN]

Mendirikan salat lima waktu setiap hari sebagai bentuk ibadah wajib dan sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT. Salat juga menjadi tiang agama yang harus dijaga dengan baik.

3. Zakat

Menunaikan zakat dengan mengeluarkan sebagian harta kepada golongan yang berhak (mustahik). Ibadah ini mencerminkan kepedulian sosial serta upaya membersihkan harta.

4. Puasa Ramadan

Berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan untuk melatih kesabaran, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

5. Haji

Menunaikan ibadah haji ke Baitullah di Makkah bagi umat Islam yang mampu secara fisik dan finansial. Ibadah haji rukun Islam yang kelima ini menjadi bentuk penyempurnaan amalan seorang Muslim, sekaligus perjalanan spiritual yang mendalam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ibadah haji rukun Islam yang kelima dan memiliki posisi istimewa karena menjadi penutup sekaligus pelengkap dari seluruh rukun Islam lainnya. Namun, kewajiban ini hanya berlaku bagi mereka yang memiliki kemampuan, baik dari segi fisik, finansial, maupun keamanan dalam perjalanan.

Syarat wajib haji

Selain itu, untuk melaksanakan ibadah haji ada beberapa syarat wajib yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim. Syarat-syarat ini menjadi dasar apakah seseorang sudah memiliki kewajiban untuk menunaikan ibadah haji atau belum.

1. Islam

Haji hanya diwajibkan bagi orang yang beragama Islam.

2. Baligh

Ibadah haji diwajibkan bagi mereka yang sudah mencapai usia dewasa.

3. Berakal sehat

Pilgrims keeping social distance perform their Umrah at the Grand Mosque during the annual Haj pilgrimage, in the holy city of Mecca, Saudi Arabia, July 17, 2021. Saudi Ministry of Media/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTYIlustrasi. Masih banyak umat Muslim yang belum tahu tentang ibadah haji masuk rukun Islam yang ke berapa. (VIA REUTERS/SAUDI MINISTRY OF MEDIA)

Orang yang melaksanakan haji harus memiliki kondisi mental yang baik dan mampu memahami ibadah yang dijalankan.

4. Merdeka

Seseorang yang tidak berada dalam status perbudakan memiliki kewajiban untuk berhaji.

5. Mampu (Istithaah)

Kemampuan mencakup aspek finansial, fisik, serta keamanan selama perjalanan menuju Tanah Suci.

Dengan memahami syarat-syarat ini, umat Muslim dapat mengetahui kapan kewajiban haji berlaku bagi dirinya. Sebagai ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi, ibadah haji tidak hanya sekedar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Nah, itulah penjelasan dari ibadah haji rukun islam yang ke berapa. Semoga bermanfaat.

(gas/asr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial