Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut tiga bibit siklon tropis yang aktif di sekitar wilayah Tanah Air berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah. Simak daftar daerah terdampak.
"Dampak yang perlu diwaspadai meliputi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua Selatan, serta gelombang 1,25-4 meter di sejumlah perairan seperti Laut Flores, Laut Banda, Selat Sunda, dan Samudra Hindia," kata BMKG di Instagram, Rabu (4/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bibit siklon tropis yang tengah aktif tersebut adalah 90S di Samudra Hindia selatan Banten-Jawa Barat, 93S di barat laut Australia, dan 92P di Teluk Carpentaria selatan Papua Selatan.
Ketiganya berpotensi meningkatkan curah hujan, angin kencang, serta gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan secara intensif terhadap ketiga sistem siklon tersebut.
"Kami memantau pergerakan ketiga bibit siklon ini secara intensif selama 24 jam penuh. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsungnya, seperti genangan atau angin kencang. Pastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak benar (hoaks)," kata Faisal dalam keterangannya, Selasa (3/3).
Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Meteorologi Andri Ramdhani menjelaskan Bibit Siklon 90S berpeluang tinggi berkembang dalam 24-48 jam ke depan, sedangkan 93S dan 92P berpeluang rendah namun tetap berdampak tidak langsung terhadap cuaca dan perairan Indonesia.
"Kemunculan ketiga bibit siklon ini meningkatkan gradien tekanan udara yang memperkuat kecepatan angin permukaan serta memicu pemusatan massa udara. Kondisi ini diperkuat oleh suhu muka laut yang hangat di perairan selatan dan timur Indonesia, serta terbentuknya area pertemuan angin (konfluensi) di sepanjang Bali hingga Nusa Tenggara Timur," ujarnya.
Dengan aktifnya ketiga sistem bibit siklon tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, serta mengantisipasi kemungkinan dampak hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan tanah longsor di wilayah rawan.
BMKG juga mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut agar memperhatikan informasi prakiraan tinggi gelombang sebelum melakukan aktivitas pelayaran.
Berikut daftar daerah terdampak cuaca ekstrem pada Kamis (5/3):
Hujan sedang-lebat
- Sumatra Utara
- Sumatra Barat
- Riau
- Jambi
- Lampung
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan
Hujan lebat-sangat lebat
- Sumatra Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
Angin kencang
- Bali
- Banten
- DI Yogyakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Tengah
- Lampung
- Maluku
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Papua
- Sulawesi Selatan
(lom/dmi)

1 hour ago
1





























