Netanyahu Makin Parah Perintah Militer Tambah Invasi Darat di Lebanon

1 hour ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer negaranya untuk memperluas invasi darat ke Lebanon selatan.

Perintah Netanyahu datang saat pasukan Israel telah menyerbu masuk di beberapa wilayah Lebanon selatan menuju Sungai Litani, untuk mengusir milisi Hizbullah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya baru saja menginstruksikan untuk memperluas zona penyangga keamanan yang ada. Kami bertekad untuk secara fundamental mengubah situasi di utara Israel," kata Netanyahu dalam pernyataan video, seperti dikutip Al Jazeera.

Laporan jurnalis Al Jazeera di Tyre Lebanon selatan, Obaida Hitto, mengatakan pertempuran antara Hizbullah dan Israel telah meningkat dalam beberapa jam terakhir pada Minggu (29/3).

Laporan itu menyebut pasukan Israel telah mencapai anak sungai Litani di selatan kota Qantara di front timur dekat al-Muhaysibat. Menurut Hitto, perkembangan tersebut sebagai "perubahan strategis besar".

Selain itu, Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) melaporkan seorang penjaga perdamaian tewas, usai sebuah proyektil meledak di lokasi dekat Adchit Al Qusayr di Lebanon selatan. Pasukan lain juga mengalami luka kritis imbas serangan itu.

"Kami tidak mengetahui asal proyektil tersebut. Kami telah meluncurkan penyelidikan untuk menentukan semua keadaan," demikian pernyataan UNIFIL.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan sebanyak 1.238 orang tewas sejak Lebanon terseret ke dalam perang 2 Maret.

Jumlah korban tewas itu termasuk 124 anak-anak, sementara lebih dari 3.500 orang terluka. Pada Sabtu dan Minggu pekan kemarin saja, 49 orang tewas, termasuk 10 petugas penyelamat dan tiga jurnalis.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial