Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Pertahanan Kerajaan Inggris memastikan drone-drone yang menyerang Pangkalan Angkatan Udara Inggris di Akrotiri, Pulau Siprus, tidak berasal dari Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan Kemhan Inggris melalui akun resmi di X.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semalaman, jet Typhoon dan F-35B AU Inggris melanjutkan operasi pertahanan udara di sepanjang timur tengah dengan dukungan dari pesawat BBM Voyager dalam mempertahankan kepentingan Inggris dan sekutu," demikian pernyataan Kemhan Inggris.
"Kementerian Pertahanan dapat memastikan bahwa drone yang menyerupai jenis Shahed yang menargetkan AU Inggris di Akrotiri, Siprus, pada tengah malam 2 Maret tidak diluncurkan dari Iran," lanjut pernyataan tersebut.
Pernyataan itu sekaligus menampik laporan yang menyebutkan bahwa drone-drone yang menyerang pangkalan AU Akrotiri tersebut diluncurkan dari Iran.
Kemhan Inggris kemudian menyatakan telah menyuplai kembali sistem pertahanan udara ke pangkalan Inggris dan sekutu di kawasan, termasuk rudal pertahanan udara Inggris, dalam 24 jam terakhir.
Inggris juga akan mengerahkan helikopter Angkatan Laut Wildcat yang dipersenjatai rudal Martlet. Rudal tersebut mampu menangkis ancaman dari udara.
Mengutip dari Express, Kemhan Inggris sejauh ini belum mengonfirmasi lebih detail mengenal lokasi asal drone tersebut diluncurkan.
Akrotiri, yang terletak di barat daya kota pesisir Limassol, adalah satu dari dua pangkalan yang tetap dipertahankan Inggris di bekas koloninya sejak kemerdekaan pada 1960. Selain fasilitas militer, kawasan itu juga menjadi tempat tinggal keluarga personel yang bertugas.
Otoritas pangkalan mengimbau warga yang tinggal di sekitar Akrotiri untuk tetap berlindung di tempat hingga pemberitahuan lebih lanjut setelah "dugaan dampak drone".
Mereka kemudian menyatakan bahwa personel non-esensial akan dipindahkan, sementara fasilitas Inggris lainnya tetap beroperasi normal.
Akrotiri, yang berada di semenanjung berbentuk persegi di ujung selatan Siprus, sebelumnya digunakan untuk operasi militer di Irak, Suriah, dan Yaman.
(bac)

1 hour ago
2



























