Keluarga: Gary Iskak Tidak Sakit Lagi, ke Tempat Lebih Baik

7 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Keluarga buka suara mengenai Gary Iskak yang meninggal dunia pada Sabtu (29/11) setelah kecelakaan motor. Pasha Vankrab selaku sepupu mengatakan Gary kini sudah tenang dan tidak sakit lagi.

Gary Iskak meninggal dunia di RS setelah mengalami kecelakaan tunggal pada dini hari di kawasan Pesanggrahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang abang sudah enggak sakit lagi, sudah menuju ke tempat yang lebih baik," ujar Pasha Vankrab, pihak keluarga di TPU Tanah Kusir, seperti diberitakan detikcom, Sabtu (29/11).

Pasha kemudian menjelaskan kembali kronologi kecelakaan maut yang dialami Gary Iskak. Kecelakaan itu terjadi secara tunggal ketika Gary tengah mengendarai sepeda motor.

"Kecelakaan tunggal aja katanya. Jadi memang motor itu oleng terus kecelakaan menabrak pohon yang ada di lokasi," jelas Pasha.

[Gambas:Video CNN]

Saat itu Gary langsung dibawa ke rumah sakit. Keadaan Gary masih bernyawa dan langsung dilarikan ke IGD. Gary Iskak disebut mengalami benturan di kepalanya.

"(Gary sebelum meninggal) iya, perawatan rumah sakit, gak operasi, masih dirawat saja di rumah sakit sampai tadi. Mungkin meskipun dengan benturan yang pelan, tapi kalau sudah ada di daerah kepala mungkin ya itu kan akan jadi sesuatu yang fatal juga," bebernya.

"Jadi sampai saat terakhir tadi di jam 09.24 (dinyatakan meninggal)," lanjut Pasha.

Sementara itu, Richa Novisha tampak kalut hingga tak sanggup berjalan setelah sang suami dimakamkan. Tangisnya yang tampak ditahan saat pemakaman pun pecah setelah dirinya tak lagi melihat tubuh Gary Iskak.

Gary Iskak adalah pemain film dan sinetron Indonesia kelahiran Bogor, Jawa Barat, pada 10 Juli 1973. Ia berasal dari keluarga seniman, terutama di dunia film hingga sinetron.

Karier Gary Iskak di industri film hingga sinetron dimulai sejak 2000-an. Ia pertama kali membintangi film berjudul Bintang Jatuh yang rilis pada 2000 silam.

Sejak saat itu, Gary Iskak rutin membintangi film hingga sinetron dari tahun ke tahun. Ia tercatat membintangi sejumlah film populer dengan peran yang beragam.

Beberapa di antaranya, yakni Ada Apa Dengan Cinta? (2002), Ungu Violet (2005), Merah itu Cinta (2007), Pocong 3 (Bayu), Kawin Kontrak 3 (2013), hingga Mangga Muda (2020).

Ia juga tampil sebagai cameo di sejumlah film lainnya, seperti Insya Allah Sah (2017) sebagai waria, Warkop DKI Reborn 3 (2019) sebagai pendekar tongkat bengkok, dan Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020) sebagai montir.

Selain itu, Gary Iskak juga membintangi puluhan sinetron sejak melakoni debut lewat Opera SMU (2001). Beberapa di antaranya, yaitu Buku Harian Baim (2010), Heart Series 2 (2013), Cahaya Hati (2017), dan Kun Anta 2 (2019).

(chri)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial