CNN Indonesia
Kamis, 26 Feb 2026 14:00 WIB
Ilustrasi. Harus tahu cara membedakan kurma asli dan palsu. (iStockphoto/Galiyah Assan)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kurma menjadi salah satu buah yang paling banyak dicari selama bulan Ramadhan. Buah ini hampir selalu hadir di meja makan saat sahur maupun berbuka puasa.
Selain rasanya yang manis, kurma juga dikenal kaya nutrisi. Mengutip laman Kementerian Kesehatan, sebagian besar kalori dalam kurma berasal dari karbohidrat dengan sedikit kandungan protein.
Kurma juga mengandung kalium, magnesium, zat besi, vitamin B6, serta antioksidan yang baik bagi tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, tidak semua kurma yang beredar di pasaran benar-benar alami. Sebagian produk bisa saja ditambahkan gula atau sirup glukosa agar terasa lebih manis dan tampak lebih menarik.
Karena itu, penting untuk mengetahui cara membedakan kurma asli dan kurma yang telah diberi tambahan pemanis.
Berikut beberapa ciri yang bisa Anda perhatikan sebelum membeli:
1. Cermati rasa manisnya
Kurma asli memiliki rasa manis yang alami dan lembut. Rasa manisnya merata hingga ke bagian dalam daging buah. Sebaliknya, kurma yang ditambahkan gula atau sirup glukosa sering kali terasa sangat manis di permukaan.
Bahkan, rasa manisnya bisa berlebihan dan menimbulkan sensasi ngilu di gigi. Pada beberapa kasus, bagian luar terasa jauh lebih manis dibanding bagian dalam.
Kurma berkualitas umumnya tidak memerlukan tambahan gula karena sudah memiliki rasa manis alami.
2. Perhatikan tekstur
Tekstur juga bisa menjadi petunjuk penting. Kurma asli biasanya kenyal, lembut, tetapi tetap padat saat ditekan. Buahnya tidak terlalu lengket atau basah.
Kurma yang diberi tambahan sirup cenderung terasa lebih lengket dan permukaannya tampak mengilap secara tidak alami. Teksturnya pun bisa terlalu lunak karena melalui proses pemanasan untuk memasukkan cairan gula.
Dikutip dari Times of India, kurma berkualitas memiliki tekstur kenyal namun tidak lembek, serta tidak meninggalkan rasa lengket berlebihan di tangan.
3. Amati warna dan tampilan
Secara visual, kurma asli memiliki warna cokelat tua yang merata dan tampak alami. Permukaannya bisa sedikit berkerut, tetapi tidak retak berlebihan.
Kurma yang baik biasanya tidak terlihat terlalu mengilap atau berminyak. Jika tampak terlalu basah atau seperti dilapisi cairan, patut dicurigai adanya tambahan pemanis.
Selain itu, kurma segar dan asli memiliki aroma manis yang alami. Jika tercium bau aneh atau terlalu tajam, sebaiknya dihindari.
4. Uji dengan menekan atau membiarkan terbuka
Saat ditekan perlahan, kurma asli tetap lentur dan tidak keras. Sementara kurma yang telah diproses dengan tambahan gula bisa terasa lebih kaku di bagian luar, tetapi lengket di permukaannya.
Sebagian orang juga menggunakan cara sederhana dengan membiarkan kurma terbuka beberapa saat. Kurma dengan tambahan gula lebih mudah dikerubuti semut karena kandungan gula di permukaannya lebih tinggi.
5. Periksa kemasan dan asal produk
Jika membeli kurma dalam kemasan, perhatikan label komposisinya. Kurma asli seharusnya hanya mencantumkan satu bahan, yaitu kurma.
Pastikan kemasan rapi dan, bila memungkinkan, transparan sehingga kondisi buah dapat terlihat jelas. Hindari produk dengan cairan berlebih di dalam kemasan.
Dengan memperhatikan rasa, tekstur, warna, aroma, serta kemasan, Anda bisa lebih cermat memilih kurma berkualitas selama Ramadan. Jangan sampai salah pilih, agar manfaat gizinya tetap optimal untuk tubuh.
(anm/tis)

2 hours ago
1






























