Jakarta, CNN Indonesia --
Iran menyatakan angkatan lautnya meluncurkan gelombang serangan drone terbaru yang menargetkan Israel serta pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait, Sabtu (7/3).
Gelombang serangan balasan terbaru Iran ini berlangsung di hari kedelapan perangnya melawan AS-Israel sejak 28 Februari lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angkatan Laut Iran menargetkan pangkalan Amerika dan wilayah pendudukan dengan gelombang besar serangan drone," kata militer dalam pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita resmi IRNA.
Pernyataan itu menyebut sasaran serangan termasuk pangkalan Al Minhad di Uni Emirat Arab dan satu pangkalan lainnya di Kuwait, serta sebuah "fasilitas strategis" di Israel.
Sebuah ledakan terdengar di atas bandara Dubai, UEA. Seorang saksi kepada AFP menuturkan ledakan itu diikuti kepulan asap di udara.
Situs pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan sejumlah pesawat berputar di atas bandara dalam pola menunggu (holding pattern).
Penerbangan terbatas kembali beroperasi dari bandara utama Dubai, salah satu bandara tersibuk di dunia, meskipun serangan drone setiap hari masih menargetkan berbagai lokasi di UEA.
Sementara itu, Dubai Media Office menyebut kejadian itu sebagai "insiden kecil akibat puing-puing drone berjatuhan setelah dicegat".
Bandara Dubai turut menjadi target drone di hari pertama perang meletus pada Sabtu (28/3) lalu, di mana empat staf terluka dan sebuah area concourse di bandara rusak.
Dubai Airports saat itu menyatakan insiden tersebut "dengan cepat dapat dikendalikan", tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Sementara itu, Al Jazeera melaporkan Kementerian Pertahanan Arab Saudi juga mencegat enam drone yang menuju ladang minyak Shaybah. Semua drone tersebut dikabarkan berhasil dicegat.
Satu drone lainnya berhasil dicegat dan dihancurkan dalam serangan terpisah yang mengarah ke ibu kota, Riyadh.
Kementerian Pertahanan Qatar juga melaporkan gelombang serangan drone baru pada Jumat hampir lewat tengah malam.
Sepuluh drone ditembakkan dari Iran menuju Qatar. Sembilan berhasil dicegat dan dihancurkan, tetapi satu di antaranya dilaporkan berhasil mencapai daratan dan jatuh di daerah terpencil.
Serangan balasan Iran pada Sabtu lalu juga dilaporkan menghantam Bandara Abu Dhabi, kawasan mewah Palm Jumeirah, dan hotel mewah Burj Al Arab, sementara puing-puing drone menyebabkan kebakaran di Konsulat Amerika Serikat di Dubai pada Selasa.
Namun, Iran membantah sejumlah serangan drone ke fasilitas sipil di negara Arab dengan menekankan Teheran hanya menyasar situs militer dan aset lainnya yang dipakai Amerika Serikat.
Teheran menuding sejumlah serangan drone yang menyasar fasilitas sipil hingga kilang minyak di Timteng dilakukan Israel dalam false flag operation supaya menjadikan Teheran kambing hitam dan membenarkan negara-negara Arab menyerang Iran.
(rds)

3 hours ago
4


























