Harga BBM Memang Belum Naik tapi Gaya Nyetir Harus Tetap Irit

5 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Konflik Timur Tengah berpotensi menyebabkan kelangkaan minyak dan melonjaknya harga minyak dunia Kondisi ini mendorong berbagai negara, termasuk Indonesia, mulai memikirkan langkah efisiensi energi.

Pemerintah bahkan telah menerapkan langkah efisiensi energi melalui kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), hingga pembatasan penggunaan mobil dinas kecuali mobil listrik. Harapannya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nasional dapat ditekan.

Di tengah situasi tersebut, pengguna kendaraan pribadi juga dituntut untuk mengemudi lebih efisien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara berkendara yang tepat tak hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga menyebabkan konsumsi BBM lebih boros. Berikut sejumlah langkah yang bisa diterapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, hindari akselerasi dan pengereman mendadak. Saat ingin menambah kecepatan, sebaiknya injak pedal gas secara bertahap. Akselerasi yang agresif membuat konsumsi BBM meningkat.

Hal serupa berlaku saat mengerem, melepas pedal gas lebih awal dapat membantu kendaraan melambat secara alami tanpa membuang banyak bahan bakar.

Kedua, jaga kecepatan tetap stabil. Berkendara dengan kecepatan konstan membuat kerja mesin lebih efisien. Pada mobil yang sudah dilengkapi fitur cruise control, pengemudi bisa memanfaatkannya agar laju kendaraan tetap konsisten tanpa harus terus menginjak pedal gas.

Ketiga, gunakan gigi transmisi sesuai kondisi jalan. Untuk mobil manual, pemilihan gigi sangat krusial. Menggunakan gigi tinggi saat menanjak atau gigi rendah di jalan datar dalam waktu lama akan membebani mesin dan meningkatkan konsumsi BBM. Menyesuaikan gigi dengan kontur jalan dapat membantu efisiensi.

Keempat, tutup jendela saat melaju di kecepatan tinggi. Membuka kaca memang terasa lebih hemat karena tidak menggunakan AC, namun hal ini hanya efektif pada kecepatan rendah. Saat mobil melaju di atas 60 km per jam, hambatan angin dari jendela terbuka justru membuat mesin bekerja lebih keras.

Kelima, kurangi beban berlebih di dalam mobil. Semakin berat beban kendaraan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan untuk bergerak. Ini berimbas langsung pada konsumsi BBM. Karena itu, sebaiknya hindari membawa barang yang tidak diperlukan selama perjalanan.

Keenam, lakukan perawatan berkala dan manfaatkan fitur kendaraan. Servis rutin memastikan kondisi mesin tetap optimal sehingga pembakaran bahan bakar lebih efisien.

Selain itu, fitur seperti mode berkendara eco dapat dimanfaatkan untuk membantu menekan konsumsi BBM, demikian melansir situs resmi Honda Indonesia.

(ryh/mik)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial