Cailler Chocolate Park, Taman Hiburan Cokelat bak di Dunia Willy Wonka

3 hours ago 3

CNN Indonesia

Rabu, 15 Apr 2026 02:00 WIB

Sama seperti penggambaran ikonik dalam film Willy Wonka, Cailler Chocolate Park di Swiss akan menawarkan berbagai pengalaman "ajaib". Pabrik Cokelat Cailler di Broc, Swiss. (iStockphoto/CHENG FENG CHIANG)

Jakarta, CNN Indonesia --

Penggemar fantasi pabrik cokelat Willy Wonka segera dapat merasakan sensasi serupa di dunia nyata. Swiss tengah menyiapkan proyek "Cailler Chocolate Park", sebuah taman hiburan cokelat raksasa yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2030.

Pusat atraksi ini akan berlokasi di Broc, menempati area Cailler yang merupakan pabrik cokelat tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini. Situs bersejarah ini juga telah masuk dalam daftar Inventaris Situs Warisan Federal Swiss (ISOS).

Proyek ambisius ini dirancang untuk melestarikan warisan budaya Swiss sekaligus memperkuat sektor pariwisata. Pengembang memprediksi taman hiburan ini mampu menarik minat hingga satu juta wisatawan per tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sama seperti penggambaran ikonik dalam film, Cailler Chocolate Park akan menawarkan berbagai pengalaman "ajaib". Salah satu daya tarik utamanya adalah rumah kaca raksasa berbentuk biji kakao.

Di sana, pengunjung dapat melihat perjalanan produksi cokelat secara utuh, mulai dari budidaya pohon kakao hingga penggunaan susu Gruyere yang legendaris.

Selain menikmati pemandangan, pengunjung dapat menyusuri jalur produksi yang telah direkonstruksi ulang untuk memahami proses pembuatan cokelat dari masa ke masa. Tersedia pula galeri baru yang menyajikan sejarah panjang industri manis ini.

Bagi mereka yang ingin terlibat langsung, pengelola menyediakan lokakarya pembuatan cokelat yang dipandu oleh para ahli profesional.

Sebagai penutup perjalanan, pengunjung dapat mencicipi sekaligus berbelanja berbagai produk di area Chocolate Emporium.

Pembangunan Cailler Chocolate Park melibatkan renovasi besar-besaran terhadap museum Maison Cailler dengan sentuhan gaya Neo-Renaissance.

Melansir Independent, proyek raksasa ini diperkirakan menelan biaya hingga 400 juta franc Swiss atau setara Rp7,3 triliun (estimasi kurs saat ini).

Rencana pembangunan ini sebenarnya telah diluncurkan sejak 2022. Saat ini, proyek tersebut sedang dalam tahap konsultasi publik dan pengurusan perizinan, dengan target pembukaan fase pertama pada tahun 2030.

(ana/wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial