Bripda Natanael Ditemukan Tewas di Asrama Polda Kepri

4 hours ago 3

Batam, CNN Indonesia --

Anggota Bintara Samapta angkatan 2025 Bripda Natanael Simanungkalit ditemukan meninggal dunia, diduga dalam kondisi tidak wajar di asrama Polda Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (13/4) dini hari.

Sudirman, kuasa hukum pihak keluarga almarhum mendesak agar kasus kematian Bripda Natanael dibuka secara terang benderang untuk mengetahui penyebab kematian korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pokoknya kasus ini terungkap terbuka, tidak boleh ditutupi," kata Sudirman saat diwawancara wartawan, Selasa (14/4).

Dia mengatakan pihak keluarga baru mengetahui kabar kematian Bripda Natanael Simanungkalit sekitar pukul 02.00 WIB Selasa (14/4) dini hari.

Sudirman mengaku belum bisa menyampaikan kronologi kejadian yang menyebabkan Bripda Natanael Simanungkalit meninggal dunia. Pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi jasad korban masih di ruang instalasi forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Namun Sudirman mengatakan sudah membuat laporan ke polisi terkait kasus tewasnya Bripda Natanael Simanungkalit.

"Iya, kira-kira jam 2 lah ada yang mengabari ke keluarga ya. LP sudah kita buat tadi pagi," ujarnya.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Nona Pricillia Ohei mengatakan, Kapolda Kepri Irjen Asef Syafrudin menyampaikan turut berduka atas peristiwa ini. Kapolda sudah memerintahkan Kabidporpam dan Direskrimum untuk melakukan proses hukum secara tuntas.

Nona juga belum bisa memastikan peristiwa dan penyebab kematian Bripda Natanael Simanungkalit. Ada dugaan kematian Bripda Natanael akibat dianiaya seniornya sesama polisi. 

Nona menegaskan Polda Kepri tidak akan menoleransi pihak yang terlibat kasus ini. 

"Untuk estimasi kejadian saya belum bisa pastikan, masih dalam proses pemeriksaan oleh Tim Pemeriksa. Kejadian di Mess Bintara Remaja," Katanya saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com pada Selasa (14/4).

Dalam kasus ini sejumlah personel kepolisian sudah ditangkap. Namun Nona belum bisa merinci identitas atau asal kesatuan para personel tersebut.

"Belum dapat diketahui apakah pengeroyokan atau tidak, namun beberapa personel sudah diamankan dan dalam proses pemeriksaan," kata dia.

Saat ini, pihak keluarga Bripda Natanael terus berdatangan ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk menanti dari hasil forensik jasad korban.

(arp/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial