Jakarta, CNN Indonesia --
UEFA resmi memberikan sanksi kepada Benfica akibat sejumlah pelanggaran, termasuk aksi rasialisme suporter terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Jr di Liga Champions.
Reuters melaporkan UEFA melayangkan denda sebesar 40 ribu Euro untuk Benfica karena perilaku rasial atau diskriminatif yang dilakukan para penggemarnya saat menjamu Madrid, bulan lalu.
Hukuman tambahan sebesar 25 ribu euro diberikan karena melempar sejumlah benda ke dalam lapangan, serta 8.000 euro untuk penggunaan laser pointer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya, Benfica wajib membayar denda total 73 ribu euro atau setara Rp1,4 miliar akibat rangkaian pelanggaran yang terjadi.
Sementara itu, asisten pelatih Benfica Pedro Machado juga diskors atau larangan mendampingi tim dalam satu pertandingan di kompetisi Eropa karena perilaku tidak sportif.
Real Madrid menang 1-0 atas Benfica pada leg pertama babak playoff 16 besar di Lisbon. Namun, pertandingan itu dibayangi dugaan aksi rasisme yang dilakukan Gianluca Prestianni kepada Vinicius.
Prestianni membantah tuduhan tersebut. Namun, UEFA sedang melakukan investigasi atas insiden tersebut dan untuk sementara melayangkan skors kepada sang pemain di leg kedua.
Pada leg kedua, Real Madrid meraih kemenangan 2-1 di Santiago Bernabeu. Kemenangan ini memastikan Los Blancos lolos ke babak 16 besar dengan agregat 3-1.
(jun/jun/nva)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
1






















