Bank Mandiri Percepat Penyaluran KUR dan Perkuat Komoditas Kalbar

7 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Mandiri memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah melalui perluasan akses pembiayaan dan dukungan bagi pemerataan ekonomi di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan melalui akselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Barat untuk mendorong penguatan komoditas unggulan daerah.

Area Head Bank Mandiri Pontianak, Jimmy Vrayetno, menyampaikan bahwa Kalimantan Barat memiliki potensi ekonomi yang didukung oleh beragam komoditas lokal dan produk turunannya.

"Melalui pengelolaan yang tepat, bank Mandiri optimis dapat mendorong segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal serta menjadi penggerak ekonomi berbasis kerakyatan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemitraan antara Bank Mandiri dan KADIN Kalbar diarahkan untuk memperluas pembiayaan produktif yang inklusif. Langkah ini bertujuan mendukung pelaku usaha di sektor prioritas dalam meningkatkan kapasitas usaha dan nilai tambah komoditas daerah.

Akselerasi penyaluran pembiayaan juga menjadi bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan program tersebut, Bank Mandiri menyalurkan pembiayaan KUR kepada sejumlah pelaku usaha produktif dari berbagai sektor, seperti perdagangan elektronik, warung sembako, pedagang daging, dan jasa angkutan.

Penyaluran ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan workshop pengembangan ekspor UMKM berbasis komoditas daerah yang dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Pada kesempatan itu, Bank Mandiri menyalurkan lebih dari Rp570 juta KUR kepada lima pelaku UMKM di sektor elektronik, jasa angkutan, dan perdagangan.

"Langkah ini menegaskan komitmen perseroan dalam menyediakan pembiayaan yang tepat sasaran agar pelaku UMKM dapat terus tumbuh, naik kelas, dan memperluas kontribusi terhadap perekonomian daerah," imbuh Jimmy.

Di samping mendukung sektor produktif, Bank Mandiri juga memperluas akses pembiayaan perumahan melalui program KUR Kredit Program Perumahan (KPP) dengan total plafon Rp10 miliar di Kalimantan Barat.

Program ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem perumahan rakyat yang sesuai dengan program nasional pembangunan 3 juta rumah, sekaligus mendorong aktivitas sektor properti.

Jimmy menambahkan bahwa Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini difokuskan pada penguatan rantai nilai, peningkatan produktivitas komoditas lokal, serta perluasan lapangan kerja dan kegiatan ekonomi masyarakat.

"Dengan pendekatan yang lebih terukur dan berorientasi keberlanjutan, Bank Mandiri optimis Kalimantan Barat dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan di Tanah Air," pungkas dia.

Sebagai informasi, hingga Oktober 2025 Bank Mandiri telah menyalurkan KUR senilai Rp681,1 miliar kepada 6.151 UMKM di Kalimantan Barat. Dari total tersebut, 75,71% disalurkan ke sektor produktif seperti pertanian, jasa produksi, industri pengolahan, dan perikanan.

(rir)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial