Amran Ancam Cabut Izin Usaha Pengerek Harga Ayam-Telur Jelang Ramadan

15 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengancam akan mencabut izin pelaku usaha yang terbukti menaikkan harga daging ayam dan telur menjelang Ramadan.

Langkah tersebut disiapkan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi konsumen.

"Kalau masih mau berbisnis ini ada di belakang bahaya semua. Ada polisi, ada Bea Cukai, ada (Badan) Karantina. Aku cabut izinnya. Coba saja," ujar Amran dalam konferensi pers di Semarang Utara, Sabtu (10/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ancaman itu disampaikan merespons isu kenaikan harga komoditas pangan yang belakangan dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bos Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu mengatakan pemerintah telah melakukan penelusuran langsung ke pelaku usaha dan peternak untuk memastikan penyebab kenaikan harga.

"Aku kumpulkan pengusaha produsen telur ayam. Aku katakan, kenapa harga telur naik. Aku tanya peternak, telur ayam naik enggak? (Mereka jawab), 'enggak'," ujarnya.

Dari hasil pengecekan tersebut, Amran menyebut harga di tingkat peternak tidak mengalami kenaikan. Penelusuran kemudian diarahkan ke rantai pasok hulu, khususnya harga DOC (day old chick).

"Aku tanya penjual DOC naik enggak DOC-nya? Naik berapa? 30 persen. Aku minta turun. Saya pasti stop impor DOC-nya, grandparent stock-nya saya stop," kata Amran.

Menurutnya, kebijakan tersebut langsung berdampak pada stabilitas harga. Ia mencontohkan kondisi pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), saat harga kembali terkendali setelah dilakukan intervensi.

"Turun hari itu. Nataru stabil kan (harga pangan)?," ujarnya.

Berkaca dari hal itu, Amran memastikan akan memperketat pengawasan harga daging ayam dan telur menjelang Ramadan dan Lebaran.

Berdasarkan Panel Harga Pangan Bapanas, rerata harian harga daging ayam di tingkat konsumen Rp39.537 per kg sejak awal tahun. Adapun rerata harga telur Rp31.306 per kg.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial