CNN Indonesia
Minggu, 22 Mar 2026 09:10 WIB
Ilustrasi. Ikuti tips simpan makanan bersantan khas Lebaran agar bisa tahan lebih lama. (iStockphoto/AmalliaEka)
Jakarta, CNN Indonesia --
Jangan sampai makanan Lebaran terbuang begitu saja karena basi. Pastikan kamu mengikuti tips simpan makanan bersantan khas Lebaran ini agar makanan bisa lebih tahan lama.
Makanan bersantan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, gulai, dan sambal goreng memang enak disantap berulang kali. Namun, jenis makanan ini juga lebih mudah basi jika tidak disimpan dengan benar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tips simpan makanan mengandung santan
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah tips simpan makanan bersantan seperti makanan khas Lebaran agar tahan lama:
1. Pastikan makanan benar-benar matang
Sebelum disimpan, makanan bersantan harus dimasak sampai benar-benar matang. Santan perlu mendidih sempurna agar bakteri yang mungkin masih ada bisa berkurang.
Misalnya pada opor ayam, pastikan kuah mendidih dan daging ayam matang hingga bagian dalam. Makanan yang matang sempurna biasanya lebih tahan simpan dibanding masakan yang masih setengah matang.
2. Jangan biarkan terlalu lama di suhu ruang
Setelah makanan selesai disantap, jangan biarkan sisa makanan terlalu lama di meja makan. Makanan yang mudah rusak sebaiknya masuk kulkas atau freezer dalam waktu maksimal 2 jam setelah dimasak atau disajikan.
3. Dinginkan sebentar sebelum masuk kulkas
Makanan panas sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke kulkas dalam panci besar. Biarkan uap panasnya turun sebentar, lalu pindahkan ke wadah lain.
Namun, jangan menunggu terlalu lama sampai berjam-jam. Tujuannya agar suhu kulkas tetap stabil dan makanan lain di dalamnya tidak ikut menghangat.
4. Gunakan wadah tertutup rapat
Simpan makanan bersantan dalam wadah kedap udara yang bersih dan kering. Wadah bertutup rapat membantu menjaga aroma, rasa, dan kebersihan makanan.
Selain itu, cara ini juga mengurangi risiko makanan terkontaminasi bau dari bahan lain di kulkas.
5. Simpan dalam porsi kecil dan wadah dangkal
Sisa makanan sebaiknya disimpan dalam wadah kecil dan tidak terlalu dalam. Wadah seperti ini membantu makanan lebih cepat dingin merata, sehingga lebih aman disimpan.
Cara ini juga memudahkan Anda mengambil secukupnya tanpa harus membuka seluruh stok berkali-kali.
6. Hindari mengaduk atau mengambil berulang kali
Setelah makanan dipanaskan, sebaiknya jangan bolak-balik diaduk atau diambil jika tidak perlu. Sendok yang masuk berulang kali bisa membawa kotoran atau bakteri, apalagi jika sendok yang dipakai tidak bersih.
7. Panaskan kembali sampai benar-benar panas
Saat ingin menyantap lagi, panaskan makanan sampai mendidih. Pemanasan merata membantu menjaga makanan tetap aman dikonsumsi.
Jika makanan sudah dipanaskan, usahakan langsung dihabiskan. Jangan terlalu sering memanaskan ulang karena rasa dan kualitasnya bisa menurun.
8. Simpan di freezer jika ingin lebih lama
Jika makanan tidak akan dimakan dalam beberapa hari, freezer adalah pilihan terbaik. Makanan bersantan bisa dibekukan dalam wadah tertutup rapat atau kantong khusus freezer.
Saat akan dimakan, cairkan terlebih dahulu di kulkas, lalu panaskan kembali hingga mendidih. Cara ini cocok untuk sisa opor, gulai, atau sambal goreng hati yang masih banyak.
9. Kenali batas waktu simpannya
Di kulkas, sisa makanan matang umumnya paling aman dikonsumsi dalam 3-4 hari. Jika lebih dari itu, sebaiknya jangan dipaksakan dimakan walaupun tampak masih bagus.
Bila aroma berubah, rasa asam muncul, atau tekstur kuah menjadi aneh, makanan sebaiknya dibuang.
Demikian beragam tips simpan makanan bersantan seperti opor, rendang, gulai, dan makanan khas Lebaran lainnya. Semoga bermanfaat.
(sac/rti)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
3



























