Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) membagikan tips bagi masyarakat yang ingin investasi emas digital.
Pertama, masyarakat harus memastikan legalitas platform sebelum melakukan transaksi.
Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya mengungkapkan pihaknya telah menyediakan situs pengecekan legalitas platform yang menawarkan investasi emas digital yang dapat digunakan masyarakat sebelum berinvestasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ada (situs) cek legalitas. Jadi, jika ada penawaran lewat WhatsApp, Telegram, atau media sosial, dicek dulu," ujar Tirta dalam acara Gold Under Fire: Investasi Emas di Tengah Gejolak Dunia, Rabu (15/4).
Kedua, penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat perlu diwaspadai.
Tirta menjelaskan investasi emas seharusnya dipahami sebagai instrumen jangka panjang dengan pergerakan harga yang fluktuatif. Kendati, ia menekankan tren harga emas terus mengalami kenaikan.
Ketiga, ketika berinvestasi emas digital, ia mengingatkan masyarakat menggunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi, bukan kebutuhan harian. Hal ini terutama penting bagi generasi muda yang kini mendominasi transaksi emas digital.
"Kalau mau investasi juga pastikan dananya bukan dana kebutuhan sehari-hari. Apalagi generasi Z ini paling banyak, jangan sampai (pakai) uang SPP (untuk investasi emas digital)," ujarnya.
Keempat, masyarakat dapat memulai investasi dari nominal kecil secara rutin melalui platform resmi yang telah terdaftar seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pegadaian.
Kelima, strategi menabung emas digital umumnya dilakukan dengan mengumpulkan secara bertahap dan dicairkan saat dibutuhkan.
"Biasanya narik itu kalau ada kebutuhan saja, misalnya kalau sudah terkumpul 5 gram, 10 gram, mungkin nanti dipakai untuk biaya nikah, mahar, nanti mungkin ditarik," jelasnya.
(sfr/sfr)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
1


























