Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan sebanyak 3.135 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sudah menerima kendaraan impor dari India. Sebab, koperasi tersebut sudah siap 100 persen untuk beroperasional.
Menurut Ferry, satu Kopdes Merah Putih menerima dua kendaraan impor India, yakni pikap dan truk. Artinya, sudah sebanyak 6 ribuan dari 105 ribu kendaraan yang diimpor dari Negeri Bollywood itu masuk ke dalam negeri.
"Kemarin sudah disalurkan ke Koperasi-koperasi Merah Putih dan rasanya sudah cukup memadai dan bisa digunakan," ujar Ferry ditemui di Kantornya, Senin (30/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferry menekankan impor pikap dari India akan tetap berjalan, meski sebelumnya sempat dipermasalahkan. Nantinya, total kebutuhan yang diimpor akan datang bertahap ke dalam negeri.
"Ini 105 ribu totalnya, tapi ini kan secara bertahap sesuai dengan begitu ada Koperasi Desa Merah Putihnya rampung, bangunan fisik, gudang, grade dan alat kelengkapannya (selesai), langsung dilengkapi dengan sarana truk dan pikap," jelas Ferry.
Ia menyebutkan impor 105 ribu kendaraan dari India akan tetap jalan karena perjanjian memang sudah dilakukan. Hanya saja, untuk memenuhi kebutuhan selanjutnya akan diprioritaskan industri dalam negeri.
Ferry mengatakan kebutuhan kendaraan untuk target 80 ribu Kopdes Merah Putih sebanyak 160 ribu. Sebab, satu koperasi akan diberikan 1 pikap dan 1 truk.
"Kita tetap sebenarnya memprioritaskan industri otomotif nasional, tapi sekiranya industri otomotif nasional itu hanya mencukupi tidak semuanya sisanya tetap kita dengan sangat terpaksa mengadakan dari sumber dari negara lain," pungkasnya.
(ldy/pta)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
2

























